• Geger Temuan Mayat Lelaki Tergeletak Dalam Got Lapangan Bajra Sandhi Renon Bali

    Mayat seorang pria ditemukan tergeletak di dalam got di LapanganBajraSandhiRenon,Denpasar,Bali, Jumat (3/7/2020) pagi. Pria yang mengenakan baju kaos berwarna merah, celana panjang dan bersepatu itu tergeletak di dalam got di sisi utara lapangan Bajra Sandhi Renon,Denpasar. Temuan mayat itu gegerkan warga yang sedang berolahraga di sekitar lapangan. Sejumlah petugas dengan APD lengkap langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan terhadap pria tersebut. Salah satu sumber di lokasi mengaku mengenal pria tersebut. Ia berkata bahwa pria tersebut merupakan pegawai di salah satu biro di kantor GubernurBali. Ia mengatakan pria tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. “Saya kenal, punya riwayat penyakit jantung, istrinya satu kantor sama saya,” ujarnya, Jumat (3/7/2020) pagi.

  • Bentrok Mahasiswa dan Aparat di Pamekasan, 28 Orang Diperiksa, 20 di Antaranya Anggota Polisi

    Hingga Jumat (26/6/2020), Polda Jatim masih memeriksa sedikitnya 28 orang terkait insiden bentrok yang terjadi antara massa aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan dengan aparat kepolisian, pada Kamis (25/6/2020) kemarin. Kabarnya, akibat bentrokan itu, tiga peserta aksi mengalami luka luka, dan sempat menjalani perawatan di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan. Kemudian, lima orang anggota Satpol PP Kabupaten Pamekasan. Dan, tiga orang perwakilan mahasiswa atau peserta aksi dari PMII Cabang Pamekasan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengusutan insiden ini telah dikomandoi langsung oleh Kabid Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim Kombes Pol Puji Hendro Wibowo. "Iya saat ini masih dalam proses penyidikan yang dilakukan…

  • Warga Dikagetkan Kemunculan 2 Ekor Ular Weling di Rumah

    Penghuni rumah di Jalan Kebon Kol, Gang AT Taufiq, RT 03/03, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang, Selatan, Sumedang, Jawa Barat digegerkan terhadap kehadiran 'tamu' di rumahnya. Tamu tak diundang tersebut yakni dua ekor ular weling. Yayat (54), si penghuni rumah langsung menghubungi petugas untuk mengevakuasi dua ular berbahaya tersebut. Melansir Kompas.com, Linmas dan Satpol PP Kabupaten Sumedang. Kepala Satpol PP, Damkar, dan Linmas Kabupaten Sumedang Bambang Rianto mengatakan 2 ular weling tersebut masuk ke dalam rumah pascahujan lebat mengguyur wilayah Sumedang. "Diduga 2 ekor ular tersebut berasal dari Sungai Cipeles dan naik ke atas ketika hujan turun," ujar Bambang kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Jumat (5/6/2020). Damkar Sumedang, kata Bambang, menerima…

  • Kronologi Duel Maut Kakak-Adik di Garut, Sang Adik Tewas Ditikam

    Pertengkaran kakak dan adik kandung di Garut, Jawa Barat, terjadi karena ucapan kotor kepada ibunya. Sang kakak tak terima mendengar sang adik mengucapkan kata kata kotor kepada ibu mereka. Pelaku QA (27), yang merupakan kakak korban, tak terima dengan perkataan adiknya itu. Wira (21), tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan QA ditangka tim Resmob Polres Garut di rumahnya, Perum Suci Permai, Desa Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan. Peristiwa itu terjadi di malam takbir atau sehari sebelum Idulfitri. QA kesal karena adiknya, Wira menghina ibu mereka. Wira terus mencaci maki ibunya. Selain itu, Wira juga menantang kakaknya, QA untuk duel. Korban lalu dipukul di bagian muka oleh QA, sebelum dibalas dengan…

  • Sudah Dua Kali Ditegur Karena Mengemis, Keluarga Tono Kini Kena Batunya

    Pemulung bah Tono yang pengakuannya viral di media sosial kena batunya. Setelah mengaku hanya berpenghasilan Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per hari tetapi ternyata rumahnya bertingkat tiga, kini keluarganya dirundung malu. Pengakuan bah Tono dalam video yang berdurasi sekitar satu menit yang viral di media sosial, kini keluarganya mengunci diri merasa malu dan meminta maaf kepada masyarakat. Dalam video tersebut bah Tono yang merupakan warga, Kampung Babakan Sonari, RT 02, RW 07, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, mengaku penghasilannya Rp 1500 2000 dan kadang makan kadang tidak. Padahal dia memiliki rumah tiga lantai. Menurut Kepala Desa Pangauban, Enep Rusna, kemarin dia sudah datang kepada RT, RW disaksikan Kapolsek dan…