• Viral di Iran Video Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Perekam Ditangkap Pihak Berwajib

    Sebuah video amatir yang menunjukkan isi kamar mayat beredar luas di Iran. Video ini direkam oleh seorang pria yang tidak diketahui identitasnya. Dia terdengar sedang menjelaskan siapa mayat mayat yang tergeletak di lantai dan meja meja itu. Belakangan diketahui, lokasi kamar mayat itu ada di Kota Qom. Selain deretan mayat yang dibungkus sesuatu berwarna hitam, ada beberapa petugas yang memakai hazmat. Di samping mereka tampak sejumlah mayat yang ditaruh di atas kasur troli dan selebihnya ada di lantai. Di dalam video itu ada terjemahan Bahasa Inggris yang menerangkan para jenazah itu adalah korban jiwa dari Covid 19 di Iran. Pria di dalam video menjelaskan tempat itu adalah lokasi untuk membersihkan…

  • Wakil Menteri Kesehatan Iran Positif Terkena Virus Corona, Awalnya Terlihat Pucat & Berkeringat

    Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi dinyatakan positif virus corona, atau virus mematikan dengan nama medis Covid 19. Iraj Harirchi tersebut dites positif mengidap Virus Corona, setelah beberapa jam ia terlihat pucat dan berkeringat dalam sebuah acara konferensi pers TV. Iraj Harirchi dimasukkan ke dalam karantina lantara postif idap virus mematikan tersebut. Sebelumnya Pemerintah Iran memberikan klarifikasi soal tuduhan menyembunyikan skala infeksi yang sebenarnya. Di mana salah seorang pejabat Iran mengatakan per hari ini 95 orang menderita pneumonia Covid 19 dan 15 orang meninggal. Namun kemarin seorang anggota parlemen mengatakan jumlah korban tewas sebenarnya lebih dari 50 orang di kota Qom saja, dilansir dari . Ahmad Amiriabadi Farahani, yang mewakili…

  • Warga Amerika Diminta Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Soal Wabah Virus Corona

    Seorang pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) menerangkan, negaranya harus bersiap dengan penyebaran virus corona yang menurutnya "tak terhindarkan". Saat ini, terdapat 53 kasus yang terkonfirmasi, di mana otoritas terkait menyerukan kepada Kongres agar segera menyerahkan dana besar guna melakukan pencegahan. Presiden Donald Trump menuturkan bahwa virus corona sudah "tertangani dengan baik". Meski begitu, ketakutan akan virus itu membuat pasar saham turun dua hari beruntun. Lebih dari 2.700 orang meninggal dan 80.000 lainnya terinfeksi penyakit dengan nama resmi Covid 19 itu, di mana sebagian besar korbannya berasal dari China. Di luar China, Italia, Korea Selatan, dan Iran melaporkan kasus infeksi maupun korban meninggal virus yang tercatat pertama kali di Wuhan itu.…