• Wali Kota Washington DC Beri Nama Jalan ‘Black Lives Matter’, Tegur Trump soal Kasus George Floyd

    Wali Kota Washington DC, Amerika Serikat, Muriel Bowser, resmi memberi nama jalan umum atau persimpangan yang digunakan untuk berdemo sebagai 'Black Lives Matter Plaza'. Area 'Black Lives Matter Plaza' yang berada di sekitar Gedung Putih itu sebagai simbol teguran untuk Presiden AS, Donald Trump. Pasalnya, selama demo pembela George Floyd berlangsung, Trump bukannya menggaungkan antirasisme agar suasana damai namun seolah malah ingin menyerang pendemo yang dianggap membuat kacau. Bowser mempublikasikan penamaan 'Black Lives Matter' itu melalui akun Twitter @MayorBowser, Jumat (5/6/2020). "Persimpangan di 16th Stret di depan Gedung Putih sekarang resmi bernama 'Black Lives Matter Plaza'," cuit Bowser. Di sepanjang jalan itu juga tertulis mural raksasa bertuliskan 'BLACK LIVES MATTER'…

  • Ribuan Orang di London dan Jerman Bergabung dengan AS Memprotes Kematian George Floyd

    Ribuan orang berkumpul di London, Minggu (31/5/2020) untuk memberikan dukungan kepada demonstran AS yang memprotes kematian George Floyd. Pada pemrotes bersatu dan menyerukan, "Tidak ada keadilan! Tidak ada kedamaian!," dengan mengangkat plakat yang bertuliskan, "Berapa banyak lagi?,". Mereka berkumpul di Trafalgar Square dan pengabaikan aturan pemerintah Inggris terkait pedoman jarak sosial selama Covid 19. Aparat kepolisian dilaporkan tidak menghentikan mereka. Barisan petugas kepolisian juga terlihat mengepung gedung. Beberapa ratus orang duduk di jalan dan mengangkat plakat. Lebih jauh, Kedutaan AS di Berlin juga menjadi tempat berkumpulnya masa, Sabtu (30/5/2020). Para demonstran mengangkat plakat bertuliskan pesan: "Keadilan untuk George Floyd" . Aparat kepolisian mengatakan, aksi tersebut diselenggarakan melalui media sosial. Skalanya…

  • Tak Hanya Polisi, Adik George Floyd Sebut Tenaga Medis juga Perlakukan Kakaknya Tak Manusiawi

    Adik George Floyd, Philonese Floyd menceritakan, tak hanya petugas kepolisian yang bertindak semena mena pada sang kakak, namun juga tenaga medis. Diketahui, George Floyd adalah pria Afika Amerika berumur 46 tahun yang tewas karena lehernya diinjak seorang petugas polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, Senin (25/5/2020). Meski sedih, Philonese mengaku terpaksa harus melihat video itu berulang ulang untuk memahami peristiwa tragis yang dialami George Floyd. Philonese menceritakan bagaimana polisi dan orang orang di sekitar TKP yang tak peduli pada kekerasan yang menimpa George Floyd. "Dia tak bisa bernapas, dan tak ada orang yang peduli," ujar Philonese kepada CNN , Kamis (28/5/2020). Dalam pernyataannya, Philonese menangis saat mengingat, keluarganya tak akan…