• Peneliti di Thailand Klaim Temukan Pasien Covid-19 Pertama yang Tertular dari Jenazah

    Peneliti di Thailand menyebut mereka telah mengidentifikasi pasien pertama Covid 19 yang tertular dari tubuh pasien yang meninggal. Dilansir Business Insider, kasus tersebut dilaporkan dalam sebuah artikel di jurnal pada Sabtu (11/4/2020) lalu. Kasus tersebut dideskripsikan sebagai "laporan pertama infeksi Covid 19 dan kematian di antara petugas medis di unit forensik." Artikel tersebut ditulis oleh Won Sriwijitalai dari RVT Medical Center di Bangkok dan Viroj Wiwanitkit dari Hainan Medical University di Haikou, China. Tampaknya kasus itu adalah kasus penularan pertama yang terjadi antara "yang mati dan yang hidup" di negara mana pun. Para penulis mengidentifikasi korban sebagai "praktisi forensik" di Bangkok. Para ilmuwan belum yakin berapa lama virus corona bertahan…

  • Pertemuan 5 Gubernur Kanto Jepang Akhir Pekan Dilakukan Lewat Video Conference

    Pertemuan 5 Gubernur Kanto yaitu Tokyo, Sautama, Chiba, Kanagawa dan Yamanashi akhir minggu ini akan dilakukan lewat video conference. "Kita akan mengadakan teleconference dengan gubernur Saitama, Chiba, Kanagawa dan Perfektur Yamanashi untuk meminta pengendalian diri agar warganya tidak ke luar akhir pekan ini," ungkap Gubernur Tokyo, Yuriko Koike kepada pers, Kamis (26/3/2020) siang. Gubernur Koike ingin menjaga jarak satu dengan lainnya dengan cara tidak bertemu langsung dan berusaha menyesuaikan diri dengan karakteristik masing masing daerah. Sementara Perfektur Shizuoka membentuk Markas Besar Pengendalian Penyakit Menular Koronavirus Baru di kantor perfektur hari ini, Kamis (26/3/2020). Gubernur Kawakatsu Heita, direktur markas tersebut, meminta warga untuk "menghindari perpindahan yang tidak perlu dan mendesak ke…

  • Viral di Iran Video Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Perekam Ditangkap Pihak Berwajib

    Sebuah video amatir yang menunjukkan isi kamar mayat beredar luas di Iran. Video ini direkam oleh seorang pria yang tidak diketahui identitasnya. Dia terdengar sedang menjelaskan siapa mayat mayat yang tergeletak di lantai dan meja meja itu. Belakangan diketahui, lokasi kamar mayat itu ada di Kota Qom. Selain deretan mayat yang dibungkus sesuatu berwarna hitam, ada beberapa petugas yang memakai hazmat. Di samping mereka tampak sejumlah mayat yang ditaruh di atas kasur troli dan selebihnya ada di lantai. Di dalam video itu ada terjemahan Bahasa Inggris yang menerangkan para jenazah itu adalah korban jiwa dari Covid 19 di Iran. Pria di dalam video menjelaskan tempat itu adalah lokasi untuk membersihkan…

  • Perdana Menteri Baru Malaysia Sudah Disumpah, tapi Pengamat Sebut Krisis Politik Masih Belum Selesai

    Satu minggu setelah pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia, kini perdana menteri yang baru telah terpilih. Muhyiddin Yassin ditunjuk sebagai perdana menteri Malaysia. Ia telah disumpah Minggu (1/3/2020). Namun, beberapa analis menyebut krisis politik di Malaysia belum selesai. Seperti yang dilansir , Mahathir mengklaim bahwa dirinya lah yang mendapat dukungan mayoritas di parlemen, bukan Muhyiddin. “Kami menganggap krisis politik Malaysia masih jauh dari selesai karena kami sedang menghadapi koalisi rapuh lainnya di sini. Dan ini tidak baik bagi investor dan pasar," ujar Prakash Sakpal, ekonom Asia di bank ING Belanda. Selama puluhan tahun, pemerintah Malaysia terdiri dari koalisi partai politik. Partai Muhyiddin, Parti Pribumi Bersatu Malaysia atau Bersatu,…

  • Wakil Menteri Kesehatan Iran Positif Terkena Virus Corona, Awalnya Terlihat Pucat & Berkeringat

    Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi dinyatakan positif virus corona, atau virus mematikan dengan nama medis Covid 19. Iraj Harirchi tersebut dites positif mengidap Virus Corona, setelah beberapa jam ia terlihat pucat dan berkeringat dalam sebuah acara konferensi pers TV. Iraj Harirchi dimasukkan ke dalam karantina lantara postif idap virus mematikan tersebut. Sebelumnya Pemerintah Iran memberikan klarifikasi soal tuduhan menyembunyikan skala infeksi yang sebenarnya. Di mana salah seorang pejabat Iran mengatakan per hari ini 95 orang menderita pneumonia Covid 19 dan 15 orang meninggal. Namun kemarin seorang anggota parlemen mengatakan jumlah korban tewas sebenarnya lebih dari 50 orang di kota Qom saja, dilansir dari . Ahmad Amiriabadi Farahani, yang mewakili…