• Bertambah 1.113, Kini Total Positif Covid-19 di Indonesia Sebanyak 49.009 Kasus

    Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kembali melaporkan penambahan kasus pasien positif corona di Indonesia, Rabu (24/6/2020) Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid 19 Achmad Yurianto mengatakan hari ini bertambah 1.113 kasus baru. "Covid 19 terkonfirmasi sebanyak 1.113 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 49.009 orang," ujar Achmad Yurianto dalam siaran BNPB, Rabu (24/6/2020) Angka penambahan tersebut diketahui meningkat ketimbang kasus penambahan positif Covid 19 pada Senin kemarin sebanyak 1.051 orang. Achmad Yurianto mengatakan sebanyak 19.658 pasien dinyatakan sembuh setelah terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak 417 orang. "Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 2.573 rang setelah penambahan 38 orang," katanya. Seperti diketahui, pada Selasa (23/6/2020) kemarin, kasus…

  • Presiden Harus Evaluasi Kinerja Jubir Achmad Yurianto atas Pernyataan Si Kaya-Si Miskin

    Legislator DPR RI Komisi IX Nabiel Haroen menyatakan, Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi kinerja juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto. Menurut Haroen, Achmad Yurianto kerap melakukan blunder lewat pernyataannya. Salah satunya yakni soal pernyataan Yuri antara si kaya dan si miskin saat konferensi pers di BNPB. "Evaluasi itu penting, jangan sampai karena juru bicaranya salah ucap, salah omong, atau blunder, jadi mengganggu gerak tim," ujar Haroen kepada wartawan, Minggu (29/3/2020). Juru bicara dalam suatu tim, menurut Haroen, harus menyampaikan hal yang substantif dengan cara dan dalam situasi yang tepat. "Ini penting digarisbawahi, bahwa saya sangat mengapresiasi kinerja tim medis yang bertugas siang malam, juga segenap instansi yang membantu untuk…

  • Sekolah di Jaksel Diduga Libur karena Guru Suspect Corona, Kemenkes: Percikan Ludah Tak Mungkin 1 Km

    Sebuah sekolah di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dikabarkan meliburkan muridnya lantaran ada guru yang terduga atau suspect virus corona. Ketika ditanya hal tersebut, Sesditjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto menegaskan bahwa penyebaran virus corona hanya bisa terjadi dengan kontak dekat. Yuri yang ditanya oleh seorang wartawan soal sekolah diliburkan itu langsung menjelaskan tentang sifat dasar virus yang harusnya tidak sampai membuat sekolah diliburkan. Ia menegaskan sifat virus pada umumnya tidaklah kuat dan mudah mati jika sudah keluar dari sel inangnya, dalam hal ini orang yang terinfeksi virus corona. "Dok, izin konfirmasi, katanya ada satu sekolah internasional di Pasar Minggu yang liburkan muridnya karena ada satu guru terduga (kena virus corona)?"…